Ada jutaan bakteri, virus, parasit dan racun di lingkungan kita yang terus mencari celah untuk menyerang tubuh kita. Tapi untungnya, tubuh kita memiliki mekanisme pertahanan yang sangat kuat yang menghancurkan benda asing yang masuk ke sistem tubuh. Mekanisme ini disebut sistem “kekebalan”.

Sekali sistem kekebalan tubuh itu menurun,  pintu akan terbuka lebar untuk ribuan mikroba masuk dan menyerang tubuh kita. Salah satu “pendekar” kekebalan tubuh adalah selenium.

Selenium adalah salah satu pemulung yang paling ampuh bagi radikal bebas yang kita sebut antioksidan. Kadar selenium yang rendah berbanding terbalik dengan jumlah sel kanker dan virus.

Selenium sangat penting untuk produksi enzim kuat yang disebut glutathione peroksidase, yang penting dalam detoksifikasi tubuh racun lingkungan. Kekurangan selenium menyebabkan daya dukung yang lemah terhadap virus dan bakteri, dan mengurangi aktivitas T-sel dan produksi antibodi.

Dari mana sumber selenium? Berikut ini delapan bahan makanan di sekitar kita yang mengandung selenium tinggi :

Jamur

Hubungan antara kesehatan yang baik dan diet yang kaya jamur datang menjadi perhatian ilmu pengetahuan modern ketika peneliti kesehatan melihat bahwa orang yang makan jamur tampak lebih sehat yang orang lain. Di Jepang, misalnya, para ilmuwan tak menemukan kejadian kanker di sentra jamur shiitake. Jamur memiliki mineral penting yang disebut selenium. Rendahnya tingkat selenium dikaitkan dengan peningkatan risiko flu lebih parah. Penelitian medis pada jamur menunjukkan terdapat antivirus, antibakteri, dan efek anti-tumor dalam tanaman itu.

Tiram

Tiram tak hanya merupakan sumber besar aphrodisiac, yang merupakan substansi yang meningkatkan hasrat seksual. Ia juga memiliki manfaat yang besar pada sistem kekebalan tubuh. Tiram memiliki sejumlah zat seng. Kadar seng yang lebih rendah dalam tubuh terkait dengan ketidaksuburan laki-laki.

Semangka

Kaya akan air dan menyegarkan, semangka masak juga memiliki banyak mengandung antioksidan yang kuat, glutathione. Dikenal untuk membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh sehingga dapat memerangi infeksi, glutathione ditemukan dalam daging seperti daging buah merah di dekat kulit yang menyegarkan itu.

Bawang putih

Sebagian orang mungkin tidak menyukai baunya, tetapi salah satu bumbu daput ini memiliki manfaat yang besar. Bawang putih adalah petarung andal bagi jenis bakteri yang disebut Hpylori, yang menyebabkan borok dan kanker perut. Bawang putih juga memiliki banyak mineral dan vitamin penting seperti potasium, vitamin A,dan C dan selenium. Ia juga memiliki belerang, kalsium, mangan, tembaga, vitamin B1, dan besi. Menggabungkan bwang putih dalam makanan Anda setiap shari memberi manfaat yang besar bagi tubuh. Bahkan mengonsumsi bawang putih 15-20 menit sebelum makan terbukti ampuh mengaktifkan bahan kimia anti-kanker.

Bayam

Bayam adalah salah satu makanan yang harus Anda mengkonsumsi secara teratur. Folat adalah salah satu dari senyawa-senyawa kimia yang ditemukan pada bayam. Folat diperlukan untuk produksi dan pemeliharaan sel-sel baru, untuk sintesis DNA dan RNA, serta untuk mencegah perubahan DNA, dan, dengan demikian, untuk mencegah kanker. Makanlah  bayam mentah atau dimasak sebentar untuk mendapatkan manfaat yang terbaik.

Ubi jalar

Seperti wortel, ubi jalar memiliki beta karoten-antioksidan, yang pel sampai merusak radikal bebas. Ubi juga bermegah vitamin A, yang terkait dengan memperlambat proses penuaan dan dapat mengurangi risiko beberapa kanker.

Brokoli

Brokoli memiliki kandungan vitamin A dan D yang tinggi. Para peneliti di University of California, Berkeley menemukan bahwa diindolylmethane (DIM), suatu senyawa yang ditemukan dalam brokoli benar-benar menghentikan pertumbuhan sel kanker tertentu.

Sumber : Republika

About these ads