You are currently browsing the tag archive for the ‘Babel’ tag.
Tulisan di bawah ini tidak bermaksud menyinggung golongan suku, agama, dan ras apapun karena disusun berdasarkan aspek sejarah dan berdasarkan pandangan para sejarawan barat dan Islam tentang Kristen.
Pisces, lambang awal mula Kristen
Salib adalah lambang yang sangat tua yang terdapat di dunia jauh sebelum lahirnya Nabi Isa atau Yesus. Pada awalnya orang-orang Kristen tidak menggunakan salib sebagai lambang Kekristenan mereka. Benda ini tidak termasuk dalam daftar pertama lambang-lambang Kristen yang disediakan oleh St. Clement. Mulanya yang mereka gunakan justru bintang ikan (Pisces) dan anak domba sebagai lambang Penyelamatnya.
Lambang Pisces yang pertama kali digunakan Kristen di Roma

“Hari ini tanggal 22 Juni 2010, nyang artinye Jakarte kite ulang taon lagi. Kagak kerasa ane dah lama tinggal di Jakarte ini. Apalagi ini ultah nyang ke-483 taon. Wah udah tua banget ya umurnye? 17 taon lagi pan jadi 500 taon yak?”
Itulah sepenggal ucapan selamat ulang tahun dari saya dalam dialek Betawi tentang umur Jakarta yang semakin tua ini. Karena di zaman modern ini, jarang-jarang lho ada sebuah kota yang tetap dikenal sebagai salah satu pusat peradaban hingga nyaris 500 tahun lamanya. Itu semua dimulai semenjak zaman kerajaan-kerajaan hindu jawa dahulu.

Theodore Herzl, inilah nama Bapak Zionis Yahudi. Penggagas negara Israel ini lahir di Budapest, 1860. Herzl lancar berbahasa jerman dan Prancis, namun lemah dalam bahasa Hebrew, Yiddish dan Rusia; sekuler tulen, intelektual yang kosmopolitan, seorang doktor hukum. Ketika pada tahun 1894-1895 terjadi gelombang antisemit di Eropa akibat pengkhianatan seorang Yahudi-Prancis yang menjadi kapten pada angkatan bersenjata Prancis, yang menjual ribuan rahasia Prancis pada Jerman. Herzl yang tengah menjadi wartawan dan meliput peristiwa tersebut terdorong untuk mengeluarkan gagasan? negara bagi bangsa Yahudi’. Pada tahun 1896 ia menulis artikel tentang Der Judenstaat (Negara Yahudi) di bawah subtitel : An Attempt at a Modern Solution of the Jewish Question.




Komen-komen