You are currently browsing the tag archive for the ‘DPR’ tag.
Tulisan ini tidak bermaksud menyerang sekolah tertentu atau Dinas Pendidikan tertentu di Indonesia, hanya sekadar menyindir mereka saja.
Curhatan ini adalah kisah nyata dan ditulis oleh kawan saya, Arsy. Izin penerbitan dari yang bersangkutan juga sudah diberikan kepada pihak blog Un2kmU. Semoga dapat menjadi renungan dan bahan koreksi bagi pihak-pihak yang terkait yang ada di tulisan ini. Selamat membaca.

Tulisan ini hanyalah sebagian curhatku terhadap rasa kecewa dan benciku kepada negara Indonesia ini yang dimana rakyat yang menipu akan berjaya dan rakyat yang berbuat jujur akan tertindas dan melarat.
Peristiwa ini baru saja aku alami siang tadi (20/07/2010) ketika adikku bilang kepadaku bahwa ada pengumuman mengenai pembayaran seragam sekolah. Pikirku paling-paling juga sekitar 150-200 ribu, melihat dari tahun-tahun sebelumnya yang harganya sekitar itu, meskipun dari segi kualitas sendiri bisa kubilang jauh dari kata pantas.
Ketika adikku mengatakan kalau harus membayar sejumlah uang yaitu sebesar 650 ribu aku langsung kaget.
“Kamu keluarin di mana?”
Cut Tari dalam video PART II
Setelah berdiam diri karena enggan menulis tentang video mesum yang saat ini sedang ramai diperbincangkan, akhirnya ‘gatal’ juga jari saya untuk menulisnya.
Video yang katanya ‘mirip’ Ariel – Luna Maya dan Ariel – Cut Tari tersebut benar-benar membuat kejutan dahsyat dan berdampak sistemik. Mengapa? karena kemunculan video tersebut membuat saya, dan bahkan ibu saya terkejut. Ibu saya yang tadinya menyukai lagu-lagu dari Peterpan, kini malah berbalik tidak menyukainya. Itu semua dikarenakan kelakuan Ariel alias Nazriel Ilham yang selama ini terkesan pendiam dan baik-baik saja.
Jika boleh berkomentar tentang keaslian video itu, maka saya akan menjawabnya 90% yakin itu mereka, apalagi yang video bersama Cut Tari. Saya tidak akan bilang bahwa saya tidak pernah menontonnya, karena akibat rasa penasaran tentang apakah mereka pelaku sebenarnya akhirnya saya pun coba melihatnya. Dan lagi-lagi saya bilang itu benar mereka, nggak tau kalau pembaca blog ini menolak pendapat saya.
Oh iya, untuk menjadi bahan pernyataan saya tadi, maka saya akan taruh screenshortnya di sini.





Komen-komen