You are currently browsing the tag archive for the ‘RNA’ tag.
Tag Archive
HIV/AIDS itu Bisa Disembuhkan atau Tidak??
30/09/2010 in DarikU, Un2kmU | Tags: Afrika, AIDS, Bakteri, Dimensi, DNA, Dr. Siti Fadilah Supari, Eropa, Festival Film Homo, Glory, Gold, Gospel, Habatusauda, Hedonisme, HIV, HIV/AIDS, Homoseks, Ilmu Dimensi Islam, Ilmu Pengetahuan, Imunisasi, Imunitas, Indahnya Islam, Indonesia, Intelejen, Islam, Kang Lesie, Keajaiban Islam, Kebenaran Islam, kesehatan, Kesehatan Islam, Kolonialisme, Kolonisasi, Kompeni, Konspirasi, Madu, Maho, Monera, Nabi Ibrahim, Obat, Obat segala penyakit, Pengetahuan Umum, Penjajahan, Prof. Kazuo Murakami, Psikologi, psikologi manusia, QFest, Rahasia, rahasia sunnah, Renungan, RNA, Sains, Sarah Giani, Sejarah, Sejarah Dunia, Sejarah Indonesia, Sejarah Islam, Sri Suriyothai, Sub-Sahara, Taubat, Teknologi, Teknologi Kesehatan, Thailand, Thibbun Nabawi, Tips Kehidupan, tips kesehatan, Vaksin, Virus, VOC, Yahudi, Zionism, Zionist | 18 komentar
Beberapa jam ini HIV/AIDS banyak dibicarakan orang. Terlebih setelah adanya berita bahwa maho-maho (kaum homoseksual) internasional akan datang ke Indonesia untuk membuat festival filmnya. Salah seorang kawan saya, Sarah, meminta saya untuk menuliskan pandangan saya tentang HIV/AIDS tersebut. Apakah HIV/AIDS bisa disembuhkan atau tidak? Berikut pandangan saya tentang HIV/AIDS.

Mengungkap Konspirasi Imunisasi dan Bahaya Vaksin
19/04/2010 in DarikU, Un2kmU, UntukNYA | Tags: AIDS, American Medical Association, Asam Amino, Autis, Autisme, babi, Babi Haram, Barbara Loe Fisher, Bayi, cacing pita, DNA, Dr. Bernard Greenberg, dr. Harris Coulter, Dr. James R. Shannon, Dr. Richard Moskowitz, Dr. W. Torch, Dr. W.B. Clarke, Dr. William Hay, Flexner, glukosa, Haram, Harvard University, HIV, Imamat, Immunisation: The Reality behind the Myth, Imunisasi Islam, Indahnya Islam, Inspirasi, Insulin, Intelejen, IPB, Islam, Kasus kesehatan, Keajaiban Islam, Kebenaran Islam, kurma, Neil Z. Miller, PBB, Perjanjian Lama, Qur'an, Rahasia, rahasia sunnah, Rasulullah, Renungan, reseptor, RNA, Rockafeller, Rubella Vaccine, Sejarah, Sejarah Indonesia, SIDS, Sifat Babi, Suntik, Tahnik, Taurat, Teknologi, Teknologi Kesehatan, Tips Kehidupan, tips kesehatan, UN, Vaksin, Vaksinasi, Virus, WHO, Yahudi, Zionisme | 125 komentar

Semalam ada seorang bidan muda menelepon saya. Dia menanyakan kepada saya tentang mengapa saya sangat melarang Imunisasi bagi anak-anak (terutama sekali keponakan-keponakan saya). Apakah alasan saya melarangnya? Berikut tulisan singkat saya (bahannya terlalu banyak jadi saya persingkat).
Imunisasi dan Konspirasi di dalamnya.
Jika kita merunut sejarah vaksin modern yang dilakukan oleh Flexner Brothers, kita dapat menemukan bahwa kegiatan mereka dalam penelitian tentang vaksinasi pada manusia didanai oleh Keluarga Rockefeller. Rockefeller sendiri adalah salah satu keluarga Yahudi yang paling berpengaruh di dunia, dan mereka adalah bagian dari Zionisme Internasional.
Kenyataannya, mereka adalah pendiri WHO dan lembaga strategis lainnya :
The UN’s WHO was established by the Rockefeller family’s foundation in 1948 – the year after the same Rockefeller cohort established the CIA. Two years later the Rockefeller Foundation established the U.S. Government’s National Science Foundation, the National Institute of Health (NIH), and earlier, the nation’s Public Health Service (PHS).
~ Dr. Leonard Horowitz dalam “WHO Issues H1N1 Swine Flu Propaganda”
Wah hebat sekali ya penguasaan mereka pada lembaga-lembaga strategis.




Komen-komen