Tulisan ini saya ambil dari surat seorang kawan baik saya yang dikirimkan melalui mailbox Facebook. Ia bertanya kepada saya mengenai sudut pandang saya terhadap sebuah pernyataan dari dari orang malaysia perihal klaim budaya Indonesia. Tulisan ini telah dijadikan catatan dalam Facebook saya, dan saya posting kembali berikut komentar-komentar dari teman-teman Facebook saya. Sebelumnya saya ingin meminta maaf apabila ada pihak-pihak yang tersakiti karena tulisan ini.

Judul : RESPON DARI ORANG MALAYSIA

LUQMAN ABDURRAHMAN (Luqman Senindar) BERKATA :

Apa pendapat mu tentang orang malysia yang membela diri dengan kata2 ini, perlu sudut pandang nih:

Ketahuilah bahawa pemerintah Malaysia tidak pernah mengeluarkan sebarang kenyataan, rasmi atau tidak, yang mengklaim apa-apa budaya dari Nusantara ini sebagai milik Malaysia secara eksklusif. Kita di Malaysia ini faham bahawa semua budaya serumpun itu adalah hak bersama kerana dahulu kita satu Nusantara, tidak wujud Indonesia atau Malaysia. Ini semua fitnah dari media dan iklan yang dibuat oleh pihak luar Malaysia.

“Sesungguhnya mereka yang beriman itu adalah bersaudara, maka damaikanlah di antara dua saudara kamu (yang bertelingkah) itu; dan bertakwalah kepada Allah semoga kamu beroleh rahmat.” (Surah Al-Hujraat, ayat 10)

“Wahai orang-orang yang beriman! Jika datang kepada kamu seorang fasik membawa sesuatu BERITA, maka selidikilah kebenarannya, supaya kamu tidak menimpakan sesuatu KAUM dengan perkara yang tidak diingini akibat kejahilan kamu mengenainya, sehingga ia menjadikan kamu menyesali apa yang telah kamu telah lakukan.” (Surah Al-Hujraat ayat 6)

“Tidak halal darah seseorang muslim kecuali sebab tiga hal: karena membunuh jiwa, seorang janda/duda berzina dan orang yang meninggalkan agamanya yang memisahkan diri dari jamaah.” (Riwayat Bukhari dan Muslim)

Bro orang malaysia tuh bilang ini, menurut lo gmn?

KOMENTAR TIO ALEXANDER :

Qur’an dan hadistnya sih bener, tp penempatan masalahnya kurang tepat.
Dari sisi historis (soalnya saya penggemar sejarah :D), dahulu daerah malaka adalah daerah kekuasaan/jajahan (atau apalah namanya itu) dari Negara Federasi Nusantara yang saat itu dipimpin oleh Majapahit (1300 M). Kemudian sebelumnya tergabung dalam Sunda Archipelago -kerajaan federasi kepulauan benua sunda, bukan negaranya orang sunda!- (130 M), dan sebelumnya dalam negara Jawadwipa (1300 SM). Jadi bagaimana juga pendapat kalian?

Lagipula kebudayaan melayu berasal dari Sumatera (Melayu Kingdom – King Adhityawarman), yang di tanjung malaka itu jg berasal dr Sumatera, dan dulu disebut oleh para penjelajah ialah Malaka, bukan Melayu atau Malaysia!

Imtinya mereka adalah bangsa yang terjajah (always!) dan sekarang berusaha untuk menjadi penjajah!

Daerah Kekuasaan Majapahit

Kekuasaan Majapahit dan Vassal States-nya (Negara Pengikut-Negara Budak)


Berikut ini adalah 5 komentar terpilih dari 18 komentar atas topik ini :

  1. Yustisia Sstp harusnya Malaysia dengar tuh sejarah.
  2. Dark Goblin Susah juga klo masalah ekonomi, budaya, dan politik disangkutpautkan dengan masalah agama. .
    Bwad saya pribadi. .
    Saya kurang suka dengan cara Malaysia mengklaim kebudayaan Indonesia sebagai miliknya. .
    Sebab dari zaman dahulu. .
    Bahkan sebelum masalah P. Ambalat.
    Bangsa Malaysia banyak belajar dari bangsa kita. .
    Bahkan saya pribadi sempat mengajar beberapa orang dari negara tersebut. .
    Tapi ini lah rasa terima kasih pemerintahan mereka. .
    Karena mereka menganggap punya backup dari negara negara besar. .
    Makanya mereka berani melakukan hal – hal seperti ini. .
    Menurut saya karena masalah itu pula pemerintah kita tidak bisa sembarangan mengambil keputusan ‘perang’. .
    Karena akan affect negara negara lain.nya. .
  3. Flora Oktarina Kenapa mereka menjual ayat2 qur’an untuk membela kesalahan yang sudah mereka buat, seolah-olah mereka menjual ayat2 di dalamnya dengan harga yang rendah!

    “…dan janganlah kamu menukarkan ayat-ayat-Ku dengan harga yang rendah, dan hanya kepada Akulah kamu harus bertakwa.” (QS Al Baqarah 2 : 41)
  4. Dhimas FadilahKita di Malaysia ini faham bahawa semua budaya serumpun itu adalah hak bersama kerana dahulu kita satu Nusantara, tidak wujud Indonesia atau Malaysia –> pernyataan yg aneh…

    ngebawa ayat2 Al Quran.,menganggap serumpun dan se-IMAN, tp org2 muslim indonesia banyak yg di siksa bahkan di bunuh
  5. Ferdianto Ari PrabowoTidak halal darah seseorang muslim kecuali sebab tiga hal: karena membunuh jiwa, seorang janda/duda berzina dan orang yang meninggalkan agamanya yang memisahkan diri dari jamaah.” –> itu yg dibilang malaysia,tp knp banyak tkw yg diperkosa dan disiksa bhkn mpe dibunuh yah,padahal harusnya mereka jg tahu,bahwa hukuman untuk orang-orang munafik ( yg bila ia berkata adalah dusta & bila ia berjanji tak pernah ditepati ) adalah JAHANNAM,Biar Tuhan yg Balas,Allah Maha Adil
Untuk lebih jelasnya, baca catatan saya di Facebook. klik disini!
Iklan