Dan Kembalilah…


Merasuk perlahan melalui hati
Ancaman bagi jiwa yang suci
Keseimbangan terpecah menjadi buih
Setan-setan menyusup berbisik dusta
Iman terkoyak kemudian lupa akan ILLAHI
Akankah kau membiarkannya menguasai dirimu?
Tuntutan besar menunggu menghabisimu kelak

DAN bertaubatlah…
LALU bersegeralah untuk…

Irama hati akan penyesalan
Selembut suara panggilan bidadari surga
Tiada insan yang tak merindukannya
Inginnya kembali kepada kebenaran
Gerakan kelopak mata yang menutup perlahan
Halusnya aliran air mata penyesalan
Fitrah sebagai manusia akan kesadarannya
Adalah sesuatu yang tak luput dari kesalahan
Ribuan MALAIKAT turun memohon ampun untuknya

W.S. Darmadi
Januari 2006

Puisi ini adalah salah satu dari sekian banyak puisi saya yang hilang dan kini dapat ditemukan lagi. Puisi ini dibuat saat saya sedang mendapatkan banyaknya cobaan dan ternyata hanya satu hal yang bisa saya lakukan, yaitu memohon ampunan Allah. Sungguh Allah akan mengampuni setiap hamba-hambanya yang benar-benar ikhlas memohon ampun padanya. Semoga puisi ini dapat menjadi renungan untuk kita bersama.

Orang-orang yang mengerjakan kejahatan, kemudian bertaubat sesudah itu dan beriman; sesungguhnya Tuhan kamu sesudah taubat yang disertai dengan iman itu adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Qur’an surah Al-A’raaf (7) : 153

Iklan