Google adalah salah satu Search Engine terbesar dan paling populer setelah Yahoo!. Google bukan hanya inovasi – inovasi teknologi terkini yang banyak dikembangkan,tetapi masalah logo pun mereka yang paling menarik, seperti perayaan tahun baru, olimpiade kemarin, atau peringatan-peringatan lainnya.

Seperti ini contohnya:

Google Hans Cristian OrstedKetika memperingati Hari Ulang Tahun Hans Christian Ørsted (2009)

googleperseids09Ketika memperingati Hujan Meteor Perseids (2009)

Lalu pertanyaannya,siapakah di balik kreasi logo-logo Google?
Dennis Hwang (Hwang Jeong-mok) adalah desainernya. Dennis adalah warga Korea-Amerika, lahir di Knoxville , Tenesse dan di kampung halamannya di Korea (Gwacheon) ia dibesarkan. Dennis adalah pelukis Doodle yang selalu menggambar logo logo Google yang biasa ditampilkan di hari penting, festival, ataupun holiday. Doodle sendiri adalah logo Google yang ditampilkan itu.

Sekarang, Dennis menduduki posisi sebagai international webmaster di google. Dia mulai menggambar logo nyentrik untuk hari-hari raya pada google dalam peringatan Bastile Day, pada tanggal 14 juli 2000 berdasarkan permintaan dari Larry Page dan Sergey Brin.

Nah ini adalah video Dennis sedang menunjukan bagaimana ia menggambar logo Google dengan pensil ajaibnya..

Ketika Google mengadakan kompetisi untuk melukis Doodle ke anak-anak, Dennis Hwang sempat memberikan tips.. Semoga bermanfaat untuk adik-adik sekalian walaupun tidak relevan tapi tetapi aja tips yang sangat bagus dijadikan masukan..

1. Make sure your design complements the shape of the letters in the Google logo, but don’t let that restrict your creativity.
Pastikan design kamu cocok dengan bentuk dari huruf di dalam logo Google, tapi jangan biarkan itu membatasi kreatifitas kamu

2. Experiment with different media to see which one works best for your design (you can even create your doodle on your PC).
Eksperimenkan dengan berbagai media (tools) untuk melihat yang mana paling cocok dengan desain kamu (kamu juga bisa membuat doodle kamu di komputermu sendiri)

3. Don’t over-complicate your design – simpler images often have the most impact.
Jangan membuat design anda terlalu rumit – gambar-gambar yang simpel mempunyai pengaruh paling besar

4. Remember that your design could end up on the Google homepage, so imagine how it will look on screen.
Ingat bahwa desain kamu mungkin berakhir di halaman utama Google, jadi bayangkan bagaimana kira-kira tampilannya dalam layar Google

5. To find inspiration around the “What I Wish for the World?” theme, try thinking about the future and how you would like it to differ from the present.
Untuk mencari inspirasi tema “What I Wish for the World?”, coba pikirkan masa depan dan apa yang kamu jadikan beda dengan sekarang.

6. Remember to use color well and think about how it interacts with a white background.
Ingatkan selalu menggunakan warna dengan benar dan bagaimana warnanya berinteraksi dengan sebuah background putih

7. Avoid commercial or copyrighted images.
Hindari unsur komersial dan gambar yang di copyright

8. Think outside the box – try to create a doodle that’s different from your classmates and hasn’t been done before.
Mainkan imajinasi kamu – coba buat sebuah doodle yang beda dengan yang lain dan belum pernah dibuat sama sekali.

9. Feel free to use the space behind and in front of the Google letters, but try to maintain your design’s overall balance.
Silahkan gunakan ruang kosong di belakang ataupun di depan huruf Google, tetapi coba seimbangkan desain kamu

10. Have fun! “Doodle 4 Google” is all about creativity and enjoying designing fun things. Think about how you want to change the world.
Have fun…! “Doodle 4 Google” adalah tidak lain tentang kreatifitas dan menikmati membuat sesuatu yang fun

Sumber : WordFushion