Maria Ozawa makan Mi YabiJujur saja ini adalah sesuatu yang tidak bisa dibanggakan, bahkan menurut saya ini adalah sebuah kebobrokan moral pemuda di Indonesia. Sementara pemuda-pemuda negara maju sedang asyiknya dengan ilmu pengetahuan, meneliti sesuatu, menemukan sesuatu, kemudian penemuannya itu bisa membanggakan negaranya, pemuda kita malah asyik dengan “Maria Ozawa”. Yang lebih saya sesalkan lagi, mengapa harus kota Jogjakarta yang berada di urutan pertama. Karena selain itu kampung halaman saya, kota itu juga adalah kota pelajar. Semenjak kecil saya tinggal di Jogjakarta bahkan saya tidak merasa bahwa Jogja adalah kota yang kontaminasi moralnya besar. Ini sungguh membuat saya sedih, mudah-mudahan Allah melindungi saudara-saudara saya di Jogja, terutama sekali adik-adik perempuan saya.

Saya akan menunjukan betapa besarnya kontaminasi Miyabi alias Maria Ozawa di Indonesia. Dari data yang saya peroleh dari tren pencarian di Google dari bulan Oktober tahun 2005 (semenjak Maria Ozawa pertama kali melejit namanya sebagai bintang porno internasional) saya mendapatkan data yang sangat-sangat fantastis! Bahkan pada bulan Juni-Agustus 2006 adalah puncak dimana Maria Ozawa begitu tenarnya di dunia Maya sebagai bintang JAV.

Berikut ini adalah tren pencarian yang menggunakan keywords “Maria Ozawa” di Google :

maria ozawa trend

Dari data Google Trends ini dapat dilihat bahkan ketenarannya melebihi “Raju JAV” sebelumnya yaitu Akira Fubuki. Mungkin karena wajahnya yang agak indo (Jepang-Kanada) karena itulah ia dapat lebih cepat populer.

Di Kananda (kampung halaman Maria Ozawa) tren pencarian hanya menunjukan peringkat kesepuluh, sedangkan di Jepang sendiri dirinya tidak begitu digemari. Mungkin itu disebabkan karena panasnya persaingan industri JAV di Jepang. Untuk menjadi catatan, bahwa di Jepang industri porno (atau di Jepang lebih dikenal dengan JAV) dilegalkan oleh pemerintahan Jepang. Karenanya tingkat pelecehan seksual di Jepang menduduki peringkat pertama di dunia.

Berikut ini adalah 10 besar negara yang menjadi langganan pencarian atas keywords “Maria Ozawa” di Google :

maria ozawa trend 10 besar

Rasanya sungguh memalukan saat mengetahui bahwa Indonesia ada di urutan pertama. Sementara Kanada saja hanya di urutan kesepuluh dan bahkan tidak terdapat Jepang dalam 10 besar ini. Di sini juga terlihat dominasi tren dari penduduk Asia Tenggara yang sangat besar.

Kemudian berdasarkan tren kota besar dunia untuk pencarian atas keywords “Maria Ozawa” di Google :

maria ozawa trend 10 besar

Inilah yang saya sangat sesalkan, kampung halaman saya menempati posisi pertama dalam tren kesesatan ini. Diikuti 3 kota besar Indonesia lainnya, Surabaya, Jakarta, dan kemudian Bandung. Dari keseluruhan tren kota besar ini dominasi mutlak memang terjadi di Asia Tenggara.

Kita beralih ke tren pencarian dengan keywords berhuruf kanji Jepang, yaitu 小澤マリア(baca : Maria Ozawa) :

maria ozawa trend 小澤マリアTren dengan keywords 小澤マリア ini dalam data Google diakses paling banyak oleh dua negara, yaitu Jepang dan diikuti Hongkong. Kemudian data untuk tren dengan keywords yang sama berdasarkan tren kota besar, didapatlah hasil berikut :

maria ozawa trend 10

Kota Shinjuku tenyata memiliki fans Maria Ozawa terbanyak di Jepang. Hal itu tidak aneh, sebab Shinjuku adalah pusat pemerintahan dan perniagaan terbesar di Jepang, bisa dibilang Shinjuku adalah ibukota dari Tokyo.

Untuk menjadi renungan kita bersama, bahwa negeri ini sudah diambang kehancuran moral. Sudah selayaknya bagi kita generasi penerus bangsa untuk dapat memperbaiki permasalahan moral ini. Kehidupan duniawi telah melalaikan manusia hingga menuju dosa-dosa yang tak disadari oleh manusia itu sendiri. Mari saudaraku kita bangkit bersama-sama menggalakkan perbaikan moral bangsa. 🙂

Tio Alexander™ (sumber data dari Google Trends)

stop miyabi

Iklan