Lukisan Seorang Rabi Yahudi

Ada cerita dari seorang ulama kota New York bernama Syamsi Ali. Sudah lama beliau tinggal di komunitas yahudi kota itu. Suatu ketika beliau mengikuti sebuah acara orang-orang yahudi yang diadakan. Entah acara apa namanya. Yang pasti disana banyak orang yahudi berkumpul tidak terkecuali para rahib (pendeta yahudi) mereka.

Saat sesi tertentu dua rahib saling bercakap. terdengar mereka sedang membicarakan tentang kaum muslimin beserta kemungkinan bersatunya mereka. “kita harus waspada dengan shalat jum’atnya ummat islam” kata seorang rahib. “Kenapa?” tanya rahib lain. “Shalat jum’at bisa digunakan oleh kaum muslim untuk saling berkoordinasi dan merencanakan strategi guna menghadapi kita” rahib pertana kembali berkata. “kita harus mengawasi mereka saat shalat jum’at berlangsung” tambahnya.

Mendengar kekhawatiran sang kawan, rahib kedua tertawa. Kemudian berkata “jangan khawatir saudaraku, shalat jum’at bukanlah ukuran bahwa kaum muslim telah bersatu. Saat itu jumlah mereka memang berlipat, tapi tidak kuat. Mereka sebenarnya terpecah”. Sambil mendekatkan kepalanya ke telinga sang rahib kedua ini berbisik “kita justru harus mengkhawatirkan shalat subuh mereka, ummat islam akan menjadi penghalang yang kuat manakala shalat subuh mereka sama dengan shalat jum’atnya”

Apa yang terpikir dalam benak kita mendengar percakapan dua rahib yahudi itu? bermacam perasaan tanya mungkin akan hinggap. Bilamana ummat islam akan bangkit untuk mengalahkan yahudi sang musuh abadi sedangkan kita menyaksikan begitu banyak masjid yang kosong dari jama’ahnya ketika subuh tiba. Atau kita sendiri yang tidak mau mengisinya? senang shalat di tepi tempat tidur sendiri. Atau malah sibuk menyiapkan tugas kantor yang belum selesai? Atau juga sibuk dengan alat joging kita? Atau bahkan menarik selimut kita kembali hingga subuh kita malah tertinggal?! Jika ini yang terjadi sesungguhnya orang-orang yahudi sedang menertawakan kita.

Simak kembali apa yang rahib itu katakan “jangan sampai rahasia kekuatan ummat islam ini diketahui mereka, kita harus buat mereka untuk lalai saat subuh”.

Iya saudaraku, shalat subuh berjamaah adalah kekuatan kita. Kekuatan ummat islam yang harus diberitahukan kapada saudara kita yang lain. Bergegas menyonsong subuh…

Wallahu ‘alam bis shawab.

NOTE : Tulisan ini bukan saya yang menuliskannya. Sangat dianjurkan untuk menyebarkannya. Semoga penulis dan penyebarnya mendapatkan pahala yg baik di sisi Allah. Amin…🙂