Dingin dalam Pelukan Malam


Gemericik suara air hujan menambah dingin suara malamku
Padahal kesepian itu terjadi sejak tadi pagi
Siang menyapaku dan pergi tanpa meninggalkan kesan
Sebuah hal yang tak bisa aku terima
Bahkan hingga esok pagi menjelang

Aku terbaring di atas ranjangku yang hangat
Menghangatkan tubuhku, walau hatiku masih merasa dingin
Dipeluk oleh kesepian malam yang sunyi
Ditambah gemericik suara air hujan yang menggugah memoriku
Selalu mengingatkanku pada saat-saat kesepianku dahulu

Sedih rasanya tak bisa melupakan saat-saatku dahulu
Walau dunia terlihat penuh warna dan kehangatan
Tapi aku hanya melihat warna hitam dan dinginnya malam
Merenung sepanjang hari sambil berdialog dengan angan
Angan yang berisi tentang kehangatan yang selalu menjadi dambaan

Terlihat bahwa angan di sini memang kejam
Membawaku jauh terbang melihat sesuatu yang semu
Namun tak pernah terwujud karena angan tak selalu baik
Seperti sebuah paradoks dalam dunia yang penuh masalah
Tak pernah ditemukan walau kita memiliki segalanya

W.S. Darmadi
2 Januari 2010
23:09 WIB

NOTE : Malam tadi kesepian melanda saya. Dan seorang kawan saya mau berbaik hati kembali menyemangati saya. Saya ingin sekali melakukan sebuah petualangan yang seru seperti yang dikatakannya. Mungkin suatu saat nanti…