Cinta Tak Membutuhkan Kata

Aku tau aku gila
Aku gila karena dia
Dia bahkan tak bisa menerka
Jika aku ada di sampingnya

17:53 W.S. Darmadi

tak terbayangkan olehku
akan hadirnya di kerajaan hatiku
sesuatu yang maya
yang sangat menyita waktuku

17:57 Helma

Apa yang terbayang olehmu?
Saat kau memikirkan diriku?
Aku seperti maya bagimu
Tapi aku kan selalu hadir dalam hatimu

17:59 W.S. Darmadi

sosok maya yang penuh kehangatan
yang selalu hadir di hatiku
dan benar menghilangkan akal fikiranku
aku ingin menjadi nyata baginya

18:03 Helma

Aku layaknya mimpi indahmu
Yang menemani dalam syahdumu
Walau mengusik raga dan qalbu
Aku menjadi nyata karenamu

18: 07 W.S. Darmadi

kamu yang mengisi sungai dihatiku
kamu pun yang tanami bunga di hatiku
namun kau yang hancurkan semua itu
tolong pergi dariku, sang penyita waktuku

18:12 Helma

Mungkin aku sang penyita dunia
Yang selalu mengusik sang bunga
Tapi aku selalu menjaganya
Hingga mekar merekah sang bunga

18:16 W.S. Darmadi

bukan hanya sebagai penyita waktuku
tetapi kau juga sebagai duri di hatiku
tolong jangan kau buat ku lebih merana
pergi atau aku semakin merana

18:23 Helma

Bersedih hatiku mengetahui kau merana
Padahal teruji sudah bagaimana aku setia
Menjagamu dengan sepenuh jiwa
Walau aku sedang dirundung lara

18:26 W.S. Darmadi

kau rasa kau setia
kau rasa kau menjaga
tapi tahukah kau
aku tak merasakan hal itu

18:33 Helma

Kau meragukan kesetiaanku?
Disaat dirimu selalu merindukanku
Dan aku pun merindukanmu?
Tak kau selamikah lautan hatimu?

18:35 W.S. Darmadi

aku tak mengerti jalan fikirmu
aku tak mengerti tentangmu
aku juga tak mengerti semua rasa di hatimu
yang aku tahu aku sangat merindukan kehangatanmu

18:40 Helma

Tak perlu berpikir untuk mencinta
Tak perlu banyak bertanya mengapa
Jika benar itu cinta
Maka terima aku apa adanya

18:43 W.S. Darmadi

yakinkan aku pada cintamu
hangatkan aku dalam pelukmu
jangan buat ku ragu dengan semua tentangmu
sungguh benar ku mencintaimu

18:47 Helma

Sungguh benar apa yang ada
Cinta tak membutuhkan kata
Hanya rasa dalam jiwa
Kelak pasti menyatu jua

18:50 W.S. Darmadi

W.S. Darmadi feat. Helma
29 Januari 2010

Puisi ini dibuat dan ditujukan untuk pasangan kami masing-masing, saya mencintai kekasih saya, dan Helma menyukai seseorang pemuda yang tak mau dia sebutkan namanya di sini. Jadi daripada dia berteriak-teriak nggak jelas di status Twitter dan facebook macam : “Saya gila dan butuh rumah sakit jiwa.” Saya ajak saja dia untuk beradu puisi dengan saya, dan inilah hasilnya.🙂

NOTE : Buat Helma adikku, jadi cewek tuh harus punya harga diri dan jangan pernah mau disuruh ngejar-ngejar cowok. Yang ada adalah cowok yang ngejar-ngejar kamu. Belajar dulu yg rajin, raih cita-cita kamu. Karena semua kan indah pada waktunya.🙂