Wah nggak nyangka udah lama banget saya nggak ngeblog. Setelah banyak hal yang harus dikerjakan, beberapa janji, order barang, dan memulai kuliah yang terbengkalai, eh malah jadi lupa nulis lagi. Sejujurnya hobi menulis itu kalau nggak dibiasakan secara teratur akan dapat hilang dengan sendirinya. Banyak hal yang dapat menghilangkannya, mulai dari rutinitas harian yang padat hingga rutinitas yang dibuat-buat (seperti game online).

Ya, sebulan ini saya benar-benar ketagihan Farmville!

Dan yang harus menjadi catatan di sini adalah; Farmville bukanlah buatan orang Ambon (maluku). Meskipun ada tulisan BETA di bawahnya.😆

Karena macul-macul di Farmville itulah blog un2kmu tersayang ini tak terawat. Bahkan saat saya menyambanginya kembali, terlihat lumut tumbuh di beberapa bagiannya, dan di papan namanya dihinggapi laba-laba!! *lebay”

Kegiatan bertani yang saya lakukan di Farmville adalah salah satu rutinitas yang dibuat-buat, hanya karena saya hobi main game. Dan faktanya saya adalah salah satu dari sekian banyak petani yang kecanduan Farmville ini. Dan kini ada lebih dari 82 juta petani Farmville di seluruh dunia!! Jumlah itu lebih banyak 2 kali lipat daripada petani sungguhan di Indonesia. Nggak heran Zynga, selaku pemilik paten Farmvilleâ„¢ berhasil meraup untung 100 juta dolar setahun hanya dari Farmville. Luar binasa!

Oh iya, ini sekilas foto-foto sawah saya di Farmville :

Itu sengaja gambarnya saya kecilkan. Nah kalau mau lihat detailnya, klik gambar di bawah ini :

Dan ladang secantik itu saya rintis sejak Juni 2009. *berasa pengusaha sukses* Amin…😀

Oh iya, karena sekarang Farmville saya sudah terlihat cantik dan lebih rapih, maka kecanduan dan rasa penasaran saya sudah cukup terpenuhi. Dan kini saya harus ngeblog lagi, karena ngeblog adalah salah satu obsesi saya sejak SMA!

Θ——————————————————————Θ

Oh iya satu hal lagi yang unik. Semalam, waktu saya sedang membuat kopi di dapur tiba-tiba terdengar suara tangisan anak kecil memanggil-manggil ibunya. Bunyinya seperti : “eee..maaak… eeem…maaaak…” Padahal ada 10 kuburan di sekeliling rumah saya, depan rumah ada 3, samping rumah ada 7. Yah maklumlah karena saya tinggal di Kampung Kramat yang terkenal banyak kuburan di mana-mana.

Mungkin bagi orang yang belum mengetahuinya akan mengira itu suara hantu atau kuntilanak dan sejenisnya, tapi yang sebenarnya itu adalah suara anak luwak (musang) yang sedang menangis karena lapar.😀

Dah dulu ya, nanti disambung lagi. Ngantuk berat…😛