You are currently browsing the tag archive for the ‘Es Jeruk Peras’ tag.

Menjelang sore begini, rata-rata pikiran kita yang sedang (belajar) berpuasa sudah banyak membayangkan segarnya es-es khas Indonesia, misalnya Es Cendol, Es Campur, Es Teler, atau Es Palu Butung dari Makkasar yang terkenal. Apalagi kalau melihat secara langsung orang yang sedang mencicipinya.

Bagi para amatir di bidang berpuasa Ramadhan, banyak yang nggak tahan akan godaan. Tapi saya yakin bagi yang amat mengerti tentang agama, apalagi mengerti tentang ilmu kesehatan, pasti akan melanjutkan puasanya. Karena sesungguhnya puasa itu nggak sekedar menahan lapar dan haus serta amarah, namun juga sebagai metode penyeimbang pencernaan kita. Kalau biasanya 11 bulan lamanya porsi kita makan semerawut (alias kadang kekenyangan sampai mau muntah dan atau bahkan kadang menahan lapar sampai kentut-kentut karena masuk angin), maka selama 1 bulan Allah memberikan kewajiban kepada kita untuk membebaskan tubuh kita dari perlakuan semena-mena kita.

Baca entri selengkapnya »

Iklan

Menu

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email. GRATIS!

Bergabunglah dengan 610 pengikut lainnya

Rating teratas

RIWAYAT BLOG

dilarang keras copy paste kecuali menyertakan sumbernya!

Download Qur’an Digital

free counters