You are currently browsing the tag archive for the ‘Kristenisasi’ tag.

Ada seorang muslim (entah dia benar-benar muslim atau hanya klonengan yang mengaku-aku saja) mengkritisi artikel tentang dasar hukum warga Bekasi menolak pembangunan gereja HKBP. Dia berkata bahwa Islam adalah agama rahmatan lil alamin yang sangat bertoleransi terhadap kaum minoritas dan tidak seharusnya menolak pembangunan gereja tersebut.

Jika dia adalah seorang muslim, maka saya akan bertanya kepadanya : “Lalu di mana rasa toleransi anda terhadap saudara muslim anda sendiri di Bekasi sana?”

Baca entri selengkapnya »

Iklan

Inilah dasar penolakan rencana pendirian Gereja HKBP PT di Ciketing RT 03/06 Mustikajaya Kota Bekasi:

1. Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri No.8 dan No.9 tahun 2006 Bab IV tentang Pendirian Rumah Ibadah Pasal 13 ayat 2:

“Pendirian rumah ibadah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan dengan tetap menjaga kerukunan umat beragama, tidak mengganggu ketenteraman dan ketertiban umum, serta mematuhi peraturan perundang-undangan”

Jika pembangunan dilaksanakan di kawasan penduduk muslim tentunya akan sangat mengganggu ketenteraman beribadah umat muslim hal ini juga yang dapat dijadikan dasar penolakan.

Baca entri selengkapnya »

Baru saja saya mendapatkan informasi dari kawan saya berupa adanya Qur’an palsu yang beredar (lagi) di Indonesia. Informasi tersebut saya dapatkan dari SMS kawan saya bernama Cinta.

Berikut isi SMSnya :

“Hati-hati jika beli Al-Qur’an cetakan terbaru, ada 4 surat palsu ciptaan kafir laknatullah. Surat-surat itu : Al-Iman, Al-Wasaya, At-Tajasud, Al-Muslimun. Jangan buka juga situs thequran!”

Untuk mengkonfirmasi kebenaran berita di SMS tersebut, saya mencoba mencari tau di internet. Dan ternyata informasi itu benar adanya. Qur’an palsu tersebut diberitakan telah beredar di NTB (Nusa Tenggara Barat). Qur’an palsu tersebut disebarkan oleh organisasi misi Kristen untuk melakukan pemurtadan. Yang berbahaya adalah, ternyata Qur’an yang memiliki 4 surah palsu tersebut berbahasa Arab, sehingga orang awam akan sulit membedakannya.

Baca entri selengkapnya »

Sebetulnya tadinya saya nggak mau mengomentari masalah ini, karena beberapa minggu lalu saya sudah pernah membahasnya. Tapi karena FPI jadi trending topic di twitter, lama-lama gerah juga kalau nggak nulis dan membeberkan yang sebenarnya ke pembaca blog ini.

Di twitter (dan di luar twitter) kebanyakan orang menghujat dan menyalahkan FPI karena kejadian hari ini. Ada kejadian apakah hari ini?

Salah seorang Ulama Bekasi memperingatkan adanya Kristenisasi di Bekasi

Baca entri selengkapnya »

Artikel yang panjang ini bukan saya yang menulis, tetapi didapatkan dari sebuah website yang sudah tidak aktif lagi saat ini. Adapun artikel ini telah lama saya simpan (kemungkinan tahun penerbitan artikel ini tahun 2002) dan kebetulan saya menemukannya kembali untuk dipublikasi. Semoga bermanfaat untuk membentengi diri kita dari pemurtadan. 🙂

Berbagai cara ditempuh untuk melancarkan proyek kristenisasi. Ada yang memalsukan Al-Quran, pendeta mengaku haji, sampai upaya memurtadkan kiai ternama. Ada pula tokoh Muslim yang “mendukung” kristenisasi.

Kawin antar-agama hanyalah salah satu cara kristenisasi. Lainnya, banyak. Menurut kristolog Abu Deedat Shihab, kaum misionaris dan zending perlu menempuh berbagai macam cara karena selama ini merasa gagal. Kini, kristenisasi lebih diprioritaskan untuk menjauhkan ummat Islam dari agama, baru kemudian memurtadkannya. Abu Deedat merujuk pada Al-Quran Surat Al-Baqarah: 109, “Sebagian besar Ahli Kitab menginginkan agar mereka dapat mengembalikan kamu kepada kekafiran setelah kamu beriman…” Juga Al-Baqarah: 120, “Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka.”

Sinyalemen Al-Quran itu memang benar. Dalam Konferensi Misionaris di kota Quds (1935), Samuel Zweimer, seorang Yahudi yang menjabat direktur organisasi misi Kristen, menyatakan, “Misi utama kita bukan menghancurkan kaum Muslimin sebagai seorang Kristen, namun mengeluarkan seorang Muslim dari Islam agar jadi orang yang tidak berakhlaq sebagaimana seorang Muslim. Tujuan kalian adalah mempersiapkan generasi baru yang jauh dari Islam, generasi yang sesuai dengan kehendak kaum penjajah, generasi malas dan hanya mengejar kepuasan hawa nafsu.”

Baca entri selengkapnya »

Sebulan ini berita tentang pembubaran FPI sangat menyeruak ke di media-media propaganda seperti TV, Internet, dan media cetak, bahkan di berbagai forum-forum besar internet Indonesia. Rupa-rupanya kelompok-kelompok yang tidak senang dengan diberantasnya kemaksiatan merasa sudah berhasil mempengaruhi opini publik bahwa FPI hanyalah ormas pembuat onar. Benarkah demikian?

Jika kita memperhatikan dengan saksama siapa saja orang-orang yang mengususng pembubaran FPI, maka kita akan mendapatkan beberapa kelompok sebagai berikut :

Baca entri selengkapnya »

Jika pedang sudah terangkat

Kami duduk dengan damai
Mereka datang mengancam
Mereka berbuat aniaya
Padahal ini tanah kami

Ini adalah tanah kami
Sekali lagi, ini adalah tanah kami!
Bukan tanah kalian!
Dan bukan tanah tuhan kalian!

Kalian berbuat aniaya di tanah kami
Kalian mengangkat pedang di depan mata kami
Jika pedang sudah terangkat, maka perang dikobarkan
Tidak peduli siang ataupun malam, ini tanah kami!

Perang sudah dimulai, darah siap ditumpahkan
Dan mereka akan berlarian mencari persembunyian
Dan pohon-pohon dan batu akan menyeru kami untuk menemukan mereka
Dan sebuah batu berseru, “Wahai umat Muhammad, mereka ada di sini!”

Mereka kemudian kembali berlarian
Akankah mereka memohon ampun kepada Tuhan Yang Maha Satu?
Tidak, sekali-kali tidak!
Mereka bahkan tidak lebih baik dari batu yang berseru mengagungkan Tuhan kami.

Mereka akan tertangkap dan mereka menangisi diri mereka
Kemudian mereka akan berkata, “Kami adalah saudara kalian, jangan bunuh kami!”
Dan sebatang pohon berseru, “Mereka ingkar terhadap Allah, bunuhlah mereka!”
Sungguh jika mereka tak mau menyebut nama Allah, habislah sudah masa mereka

Saat pedang sudah terangkat dan darah ditumpahkan
Maka saat itu sudah habis masa mereka untuk mencari
Mereka hidup dalam kehampaan ruh mereka dan mati dengan keadaan yang sama
Jika saja mereka mengerti, maka tak perlulah kepala mereka terlepas dari tubuhnya

W.S. Darmadi
25 Mei 2010
20:10 WIB

Anda mau tau kenapa saya menulis ini? Alasannya saudara kami telah banyak dimurtadkan oleh kaum penyembah Salib.

Menu

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email. GRATIS!

Bergabunglah dengan 610 pengikut lainnya

Rating teratas

RIWAYAT BLOG

dilarang keras copy paste kecuali menyertakan sumbernya!

Download Qur’an Digital

free counters